Valentine's Day Pumping Heart Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi: 2016
animasi  bergerak gif
Tutorial Blog

Selasa, 02 Agustus 2016

4 Hal Dasar Yang Harus Diketahui Tentang Komputer

Mempelajari dunia komputer memang susah – susah sulit, artinya tidak ada yang gampang. Yang namanya belajar semuanay akan terlihat susah kan? Setelah tahu baru Anda bisa katakan gampang. Jaman sekarang semua sudah menggunakan yang namanya komputer. Jadi, mau tidak mau Anda harus tahu tentang komputer.
Nah, pada artikel kali ini akan saya bagikan artikel mengenai hal – hal dasar yang harus Anda tahu tentang komputer. Untuk mengetahui inti dari pelajaran, Anda harus terlebih dahulu mengetahui dasarnya. Dasar pengetahuan tentang komputer memang sangatlah penting. Tanpa dasar pengetahuan komputer, jangankan mengoperasikannya menyakannya pun mungkin Anda akan kesulitan.
Berikut 4 hal dasar yang wajib Anda ketahui tentang komputer
  1. Hardware atau perangkat keras komputerHardware Yang Harus Diketahui pada Komputer oleh segiempat
    Hardware komputer merupakan perangkat komputer yang dapat disentuh, dilihat dirasakan, yang berfungsi untuk mengoperasikan komputer yang terdiri dari input dan output sebagai interface dengan user. Tanpa hardware ini tidak ada yang namanya komputer. Karena, semua hardware inilah yang saling berkaitan yang dijalankan melalui sistem operasi pada komputer, agar user dapat mengakses fungsi – fungsi dari hardware ini. Perangkat keras atau hardware dasar komputer terdiri dari, Motherboard, CPU (Processor), RAM (Random Access Memory), VGA (Video Graphic Adapter), Power Supply (PSU), Monitor, DVD Rom, Mouse dan Keyboard.
  2. Software atau perangkat lunak komputersoftware Yang Harus Diketahui Tentang Komputer oleh segiempat
    Software merupakan perangkat komputer yang tidak memiliki bentuk, tidak dapat disentuh, dan dirasakan, tapi hanya bisa dilihat. Software ini berfungsi sebagai penghubung Antar muka (interface) user dengan hardware. Tanpa software hardware komputer ini pun tidak dapat berfungsi. Tanpa software, Anda hanya akan melihat hardware – hardware ini berputar karena aliran listrik. Tapi, tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya atau tidak dapat menggunakan input dan outputnya.
  3. Network atau jaringan komputerJaringa Yang Harus Diketahui Tentang Komputer oleh segiempat
    Salah satu fungsi dasar dari komputer adalah salih terkoneksi atau terhubung, yang dapat memudahkan penggunanya menyelesaikan pekerjaan walaupun berada ditempat berbeda dari tempat kerjanya, inilah fungsi dari jaringan pada komputer. Sekarang pengemabangan jaringan komputer sudah semakin besar. Anda dapat mengakses informasi Negara lain hanya melalui komputer dengan menggunakan koneksi internet. Bukan hanya informasi yang dapat Anda dapatkan ketika menggunakan jaringan internet komputer. Anda bahkan bertemu dan bertatap langsung dengan teman atau keluarga Anda yang berada di kota atau Negara yang berbeda dari tempat tinggal Anda, tapi hanya dalam bentuk video saja belum dapat saling bersentuhan.
  4. Troubleshooting dan perawatan komputertroubleshooting Yang Harus Diketahui Tentang Komputer oleh segiempat
    Troubelshooting sangatlah penting untuk pengetahuan Anda tentang komputer. User yang sudah bisa troubleshooting biasanya sudah pada level rata – rata. Karena, sesuai dengan arti troubleshooting itu sendiri adalah mampu menganalisa kerusakan dan juga memperbaiki kerusakan pada komputer. Orang yang sudah bisa troubleshooting ini biasanya juga merawat komputer dengan baik agar komputer Anda bisa awet dan tahan lama. Tapi, bagi Anda yang ingin bisa melakukan troubleshooting komputer, Anda harus memahami point pertama sampai point ketiga dari artikel diatas.

Tentang Komputer

Sejarah Komputer dan Perkembanganya – Sejak dahulu, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik
Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.
Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:
  • Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik
  • Komputer Generasi Pertama
  • Komputer Generasi Kedua
  • Komputer Generasi Ketiga
  • Komputer Generasi Keempat
  • Komputer Generasi Kelima
Sejarah Komputer
1. Komputer Generasi Pertama (1946­ – 1959)
Dengan terjadinya Perang Dunia II, negara­negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer.
Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.
(1) Colassus
(2) Mark I
(3) ENIAC
(4) EDVAC
(5) UNIVAC I
Ciri komputer generasi pertama adalah:
– Penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar)
– Adanya silinder magnetik untuk penyimpanan data.
– Instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
– Setiap komputer memiliki program kode­biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
2. Komputer Generasi Kedua (1959­ – 1964)
Stretch dan LARC
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery­ Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer­komputer ini,yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan­singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960­an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen­komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Ciri-ciri komputer pada generasi kedua:
– Penggunaan transistor sehingga ukurannya lebih kecil
– Adanya pengembangan memori inti­magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya
– Penggantian dari bahasa mesin menjadi bahasa Asembly
– Muncul bahasa pemrograman COBOL dan FORTRAN
3. Komputer Generasi Ketiga (1964­ – 1970)
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian­bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen­komponen ke dalam suatu chiptunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen­komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Ciri-ciri komputer pada generasi ketiga:
– Penggunaan IC(Intregrated Circuit)
– Ukuran komputer menjadi lebih kecil
– Ditemukannya Sistem Operasi
4. Komputer Generasi Keempat (1979­ – sekarang)
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen­komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980­ an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra­Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang­orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan­perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahantahun 1970­an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer­komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980­an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan system grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara­ cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer­komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Ciri-ciri komputer pada generasi keempat:
• Digunakannya LSI, VLSI, ULSI
 • Digunakannya mikroprosesor

Perkembangan Teknologi Dari Zaman Terdahulu Hingga Sekarang

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografisebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil.Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama denganCharles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
Kartu Perforasi
Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANETyang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data sertadatabase (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

Macam macam Printer dan Cara Kerjanya

Macam-Macam cara kerja Printer


1. Printer Laser


      Cara Kerja printer laser adalah dengan prinsip elektrik statis. Awalnya Photoreceptor Drum (OPC Drum) diberi muatan positif oleh Primary Charging Roller (PCR), dengan memberikan arus listrik padanya. (Bagian ini ada di dalam Toner Catrid).


Kemudian printer menyorotkan sinar laser yang sangat kecil melewati permukaan photoreceptor drum untuk membentuk image tulisan atau gambar sesuai dengan data yang dikirim oleh komputer, berupa satu garis horizontal pada satu waktu.

Sinar laser menyorotkan cahaya pada Photoreceptor Drum untuk membentuk titik dan mematikan cahaya untuk tempat kosong per halaman. Sinar laser tidak bergerak dengan sendirinya namun sinar laser itu dipantulkan melalui cermin yang bisa bergerak sendiri. Sinar laser ini pasti berhenti pada titik di photoreceptor drum dan membentuk image electrostatic. Bagian permukaan drum yg terkena sinar laser yang berubah menjadi bermuatan negatif.

Setelah pola image lengkap, serbuk toner yang tersimpan di Toner hopper (di dalam cartridge) diambil oleh Unit Developer (Magnetic Sleeve) . Toner yang bermuatan positif melekat pada area Photoreceptor Drum yang telah membentuk image electrostastik, yaitu bagian Photoreceptor Drum yg terkena sinar laser (muatan negativ) (hukum alam positf akan mendekat pada negatif)





Lembar kertas (dengan muatan negatif yang lebih kuat dari Photoreceptor Drum) bergerak sepanjang sabuk dan roll diatas drum yang telah dibubuhi serbuk toner yang berpola. Kertas mendorong bubuk toner dari drum untuk berpindah melekat pada kertas sehingga pola image berserbuk toner berpindah pada kertas dan siap untuk difinishing pada Fuser.


Toner yang tidak menempel pada kertas dan masih melekat pada OPC Drum akan dihapus oleh Wiper Blade dan kemudian masuk ke dalam Waste Bin (Pembuangan)

Fuser (Pemanas)
Fuser mengeringkan serbuk toner yang telah berbentuk image pada kertas agar kuat melekat pada kertas. Kemudian kertas yang telah tercetak dikeluarkan menuju tray pengeluaran kertas pada printer.






Sedangkan bagian yg memancarkan sinar laser yg kita bahas di bagian atas adalah :
Laser Scanner Assembly

Laser Scanner biasanya terdiri dari 3 unit bagian :
1. Laser
2. Cermin berputar
3. Lensa



2. Printer Inkjet


             Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan printer inkjet yang dapat memproduksi citra dari komputer baru dikembangkan pada 1970 dan dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan Canon.
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.


Cara Kerja Printer InkJet  
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.



3. Printer Don Matrix


        Printer Dot Matrix ini cetakannya dihasilkan dari beberapa jarum atau pin kecil, yang dibariskan dalam suatu kolom, membentur suatu pita tinta dan memposisikan antara pin dan kertas, menciptakan titik pada kertas tersebut. Karakter disusun atas pola titik-titik dengan menggerakkan printhead secara menyamping ke seberang halaman dalam kenaikan yang sangat kecil.

Pin atau jarum, terdapat di printhead tersebut, dengan panjang kira-kira sekitar satu inci dan dikemudikan oleh beberapa pendorong memaksa masing-masing jarum menitik/menjepit pita tinta dan menutupi kertas pada suatu waktu tertentu. Kekuatan pada pendorong ini datang dari tarikan yang magnetis dari gelang kawat kecil (solenoid) yang diberi tenaga pada situasi tertentu, tergantung pada karakter yang akan dicetak dan pemilihan waktu isyarat mengirim kepada solenoid diprogramkan ke dalam printer tersebut untuk masing-masing karakter, dan menterjemahkan dari informasi yang dikirim oleh komputer karakter yang mana yang akan dicetak.

Senin, 25 Juli 2016

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

Teknologi informasi dan komunikasi pendidikan mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada bagian ini dijelaskan perkemabangan teknologi informasi dan komunikasi secara khusus si Indonesia.
A.    Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan
Manusia memiliki dua fungsi kedudukan dalam kehidupan ini yaitu sebagai individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara sesamanya dan merupakan kebutuhan penting agar dapat melakukan interaksi dengan baik. Atas dasar kebutuhan tersebut, manusia berusaha mencari dan mencipta sistem dan alat untuk saling berinteraksi, mulai dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan internet.
Dalam kehidupan manusia seiring dengan peradaban manusia itu sendiri sampai akhirnya mengenal istilah Teknologi Informasi (IT/Information Technology). Dimulai dari bentuk gambar yang tak bermakna pada dinding – dinding, prasasti – prasasti, sampai informasi yang kemudian dikenal dengan nama internet. Informasi yang dikelola dan disampaikan juga terus dikembangkan, dari informasi yang sederhana seperti sekedar menggambarkan suatu keadaan, sampai pada informasi strategis seperti taktik bertempur.
Memperhatikan perkembangan informasi tersebut, kita akan mempelajari secara singkat sejarah teknologi informasi dalam upaya untuk mendapatkan keutuhan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi informasi. Sejarah teknologi dapat kita bagi ke dalam masa pra – sejarah, masa sejarah, dan masa modern.
Teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Pengembangan teknologi hardware cenderung menuju ukuran yang kecil dengan kemampuan serta kapasitas yang tinggi. Namun diupayakan harga yang relatif semakin murah. Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Perkembangan teknologi informasi telah memunculkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi, seperti : e – government, e – commerce, e – education, e – medicine, e – laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi : memproses, mendapatkan, menyusun menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Informasi yang dibutuhkan akan relevan, akurat, dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data , sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan.
Dengan ditunjang teknologi informasi telekomunikasi data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti pendidikan, sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiaso profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan itu dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e – life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sehingga sekarang sedang semarak dengan berbagai terminologi yang dimulai dengan awalan e seperti e – commerce,  e – government, e – education, e – library, e – journal, e – medicine, e – laboratory, e – boidiversity, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Abad sekarang, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, memungkinkan diterapkannya cara – cara yang lebih efisien untuk pendidikan dan pembelajaran. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam masyarakat informasi dan sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Pada era informasi ini, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penentu dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau Global Village.
B.     Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Secara Umum
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi. Secara umum perkembangan teknologi informasi dijelaskan sebagai berikut.
a.       Masa Pra – Sejarah (..... s/d 3000 SM)
Pada awalnya Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk – bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding – dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda – benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk – bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa in.
Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat – alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
b.      Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400 – an M)
Pada masa ini Teknologi Informasi belum menjadi teknologi massal seperti yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih digunakan oleh kalangan – kalangan terbatas saja, digunakan pada saat – saat khusus, dan mahal. Tahun 3000 SM untuk yang pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol – simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf – huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda (penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat dan bahasa. Tahun 2009 SM penggunaan huruf Hierogliph pada bangsa Mesir Kuno. Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda, yang ketika digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Tahun 500 SM serat Papyrus digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungan nil ini menjadi media menulis / media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi. Tahun 105 SM bangsa Cina menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang, kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian diratakan dan dikeringkan, penemuan ini juga memungkinkan system.
c.       Masa Modern (1400 – an M s/d sekarang)
Pada tahun 1455 mesin cetak yang menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi yang bisa di ganti – ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu dikembangkan untuk yang pertama kalinya oleh Johann Gutenberg. Tahun 1830 Augusta Ladya Byron menulis program komputer yang pertama didunia bekerjasama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical - nya. Yang didesain mampu memasukan data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis dari pada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC I dibentuk.
Tahun 1837 Samuel Morse mengembangkan Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 tempat yang berjauhan melalaui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan Penerimaan Iformasi ini mampu dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu. Tahun 1899, Dipergunakan sistem penyimpanan dalam Tape (pita) Magnetis yang pertama. Tahun 1923, Zvorkyn  menciptakan tabung TV yang pertama. Tahun 1940, Dimulainya pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Iformasi pada masa Perang Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen – dokumen militer yang disimpan dalam bentuk Magnetic tape.
Tahun 1945, Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean mengunakan Hypertext. Tahun 1946, Komputer digital pertama didunia  ENIAC I dikembangkan. Tahun 1948, Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor. Tahun 1957 Jean Hoerni mengembangkan transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan pengemban jutaan bahkan milyar transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silicon.
USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan spuntink sebagai satelit bumi buatan yang pertama yang bertugas sebagai mata – mata. Sebagai balasannnya Amerika membentuk Advance Research Project Agency (ARPA) dibawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi dalam bidang militer.
Tahun 1962 Rand Paul Barand dari perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang Nuklir. Tahun 1969 Sistem jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah dengan kekuatan 50 Kbps. Tahun 1972 Ray Tomlison menciptakan program e – mail yang pertama.
Tahun 1973 – 1990 Istilah INTERNET diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP / IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal dengan nama TCP / IP yang dikembangkan oleh group dari DARPA, 1981 National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kpds untuk setiap institusi dalam pemerintah. Kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantara : DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
Tahun 1991 – Sekarang sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. 1992 pembentukan komunitas internet, dan diperkenalkannya istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF membentuk Inter NIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT & T), Jasa Registrasi (oleh Network Solution Inc.), dan Jasa Informasi (oleh General Atomics / CERFnet), 1994 pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. 1995, Perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone, langkah ini memulai pengembangan Teknologi Informasi khususnya Internet dan penelitian – penelitian untuk mengembangkan sitem dan alat yang lebih canggih.
Saat ini semua hal terikat dalam wahana yang disebut komputasi. Dalam konteks ini komputasi tidak selalu diartikan pada pekerjaan yang berkaitan dengan hitung menghitung namun ia menjadi bagian dari proses pengolahan, penyimpanan dan penyampaian informasi, akibatnya tiap jaringan komunikasi beralih menjadi sentral informasi dan bukan komputernya lagi. Pemanfaatan yang dulunya sangat terbatas, kini telah memasuki kedalam kategori strategis, pengaruhnya pada kelangsungan usaha tidak dapat dipungkiri lagi. Dalam bidang pendidikan Internet telah memainkan peranan penting dalam proses pembelajaran (Nolan et al, 1993; Rose et al, 1997).
Di dunia pendidikan pertam – tama kita perlu menyadari bahwa proses pendidikan itu memerlukan waktu tenggang (lead time) yang cukup lama. Setidak – tidaknya seorang dituntut untuk mengikuti pendidikan sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Kedua, dalam pendidikan itu berlaku prinsip “irreversibilitas” dan Ketiga, tantangan yang kita hadapi di masa depan cenderung berkembang semakin kompleks, yang ditandai dengan semakin cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai akibat dari arus globalisasi yang semakin terbuka (Gibson, 1997). Sedangkan khusus di tingkat pendidikan tinggi terlihat kecenderungan untuk mempersingkat waktu studi. Sampai tahun tujuh puluhan diperlukan waktu lima tahun untuk menyelesaikan pendidikan sarjana, tahun delapan puluhan menjadi empat setengah tahun dan kini menjadi empat tahun. Sedangkan di USA pada beberapa perguruan tinggi sedang dicoba untuk jangka waktu hanya tiga tahun.
Dunia, saat ini sedang memasuki era yang ditandai dengan gencarnya inovasi teknologi dan peluang ekonomi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Perubahan – perubahan besar terjadi dalam bidang teknologi, politik, sosial dan ekonomi. Segala perubahan ini telah menyebabkan terjadinya pergeseran dalam berbagai bidang antara lain adalah :
a.       Masyarakat industri ke masyarakat informasi (kita masih berkutat dari masyarakat agraris ke masyarakat industri)
b.      Teknologi yang dipaksakan ke teknologi tinggi (hightech)
c.       Ekonomi nasional ke perekonomian dunia
d.      Kebutuhan jangka pendek ke jangka panjang
e.       Sistem sentralisasi ke sistem desentralisasi
f.       Bantuan ke lembagaan berpindah ke swakarsa
g.      Dari pola hirarchi ke jaringan kerja (networking)
h.      Dari pilihan terbatas ke banyak pilihan
Kemajuan yang pesat dalam bidang elektronika dan optoelektronika menyebabkan kemampuan komputer maju pesat dan cepat usang mengikuti hukum Moore (Vide; Bill Gates, 1995) kemampuan chip komputer akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya, perangkat lunak semakin canggih, selain itu batas maya (virtual) tidak akan pernah tercapai. Belum pernah ada dalam sejarah peradaban manusia teknologi yang berkembang begitu pesat dan cepat pula menjadi usang. Salah satu karakteristik perkembangan komputer adalah device yang semakin kecil, disatu pihak perangkat yang semakin kecil mempunyai keunggulan tersendiri. Berkomunikasi secara alami menjadi idaman sejak komputer modern dipergunakan. Teknologi pengenalan ucapan (speech recognition) dapat mengubah ucapan menjadi text, yang diikuti oleh sintesa ucapan (speech synthesizer), mengubah informasi text menjadi ucapan dan diikuti dengan pemrosesan bahasa alami (natural language processing) telah memungkinkan orang mewujudkan aplikasi interaktif antara manusia dan mesin. Informasi dapat diberikan kepada komputer dengan bahasa yang lebih alami, para tunanetra dapat membaca suatu dokumen tanpa harus dikonversikan ke huruf Braile, demikian pula program penterjemahan dari satu bahasa ke bahasa lain.
Pada tahun 1996 dipasaran beredar Pentium seri PC 620 dengan DRAM (Dynamic Random Access Memory) 16 Megabits, kemampuan ini ditingkatkan lagi menjadi 64 Megabits pada tahun 1998 yang lalu, tahun 2000 yang lalu, Mikropropesor Intel telah memproduksi seri PC 60786 dengan kemampuan kapasitas DRAM 256 Megabits. Jika beberapa waktu yang lalu pembuatan chip meniru aliran panas hewan, kupu – kupu. Kini para ilmuan sedang mengembangkan teknik pembuatan dengan meniru model penyusunan DNA, yang dalam biologi berfungsi untuk menyusun molekul – molekul yang lebih kompleks.
Dengan teknologi X – Rays litographi dapat dibuat mikroprosesor yang lebih kecil 0,1 sampai 0,05 mikron, bekerja lebih cepat, tidak membutuhkan banyak daya serta sedikit menghasilkan panas dan yang lebih penting kemampuan komputer yang ada sekarang akan dapat ditingkatkan sampai satu juta kali. Selain itu kajian teoritis tentang semikonduktor berkecepatan tinggi terus dilakukan orang. Bellarusia dalam keadaan ekonomi yang sulit masih mampu menyumbangkan banyak penemuan dalam bidang fisika. Dua ilmuwan, Zhores dan Kroemer tahun 2000 yang lalu mendapat hadiah Nobel atas riset mereka tentang semiconduktor heterostructure berkecepatan tinggi dan penerapannya dalam optoelektronika (Anonim, 2000 a). Hal ini akan memicu revolusi di bidang komputer personal, transmisi dan kompresi data, lebar pita (bandwidth), teknologi penyimpanan data (data storage), penyampaian data (data access), integrasi multimedia dan jaringan komputer. Disamping itu life cycle perangkat lunak semakin pendek, dulu ordenya tahunan kini sudah mencapai orde mingguan. Teknologi mikroprosesor mulai beralih ke non – prosesor.
Memasuki abad ke – 21, dimulai dengan timbulnya deregurasi di bidang ekonomi, sosial dan politik serta persekutuan ekonomi dibanyak kawasan dunia. Disamping itu arus globalisasi terus mendesak dan tidak akan dapat dibendung lagi. Untuk Indonesia dekade ini berarti :
a.       Seorang profesional dapat bekerja di kawasan Asean dengan tanpa banyak hambatan.
b.      Terciptanya lapangan kerja yang lebih luas bagi profesional, teknisi dan tenaga terampil di kawasan Asean.
c.       Terbukanya persaingan lintas batas dalam penawaran barang dan jasa.
d.      Barang dan manusia dapat bergerak mudah dari satu negara ke negara lain seperti dari satu provinsi ke provinsi yang lain.
e.       Perusahaan – perusahaan akan bersaing bebas diseluruh kawasan.
f.       Kerusakan produk teknologi seperti seperti jam, kulkas ataupun mobil akan diperbaiki berdasarkan system garansi yang umum.
g.      Persaingan bisnis akan lebih besar disemua sektor.
Selain itu dalam jangka panjang teknologi informasi semakin baur dengan bidang ilmu lainnya, sehingga menjadi ilmu terapan baru dan makin hilang makna pengkhususan ditingkat tersier. Fungsi kertas sebagai medium informasi akan semakin sirna dan antar muka biologis – langsung untuk berbagai indera manusia akan menjadi kenyataan dengan diterapkannya teknologi kecerdasan buatan dibanyak bidang.
Dalam jangka menengah; organisasi makin maya dan amorf karena dorongan pemberdayaan kemampuan manusia. Batas antara informasi alfanumerik, grafis, video dan suara semakin pupus, konvergensi dari teknologi tersebut telah menyatukan berbagai media tersebut kearah multimedia yang makin terbeli. Infrastruktur telematika akan makin terpisah dari kekuasaan dan pengaturan pemerintah, hingga swasta dan kekuatan – kekuatan pasar akan menjadi pendorong utama dalam perkembangan teknologi informasi jangka pendek, percepatan pemulihan laju pembangunan akan menguasai pola hidup dan cara kita berorganisasi. Disamping itu efisiensi lembaga pemerintah dan swasta termasuk lembaga pendidikan tinggi akan selalu dituntut, oleh para konsumen. Persaingan global mengharuskan adanya pengelolaan berkelas dunia (world class). Perbaikan prose – proses bisnis, sistem pelaporan dan pengelolaan informasi.
Memasuki abad ke – 21, sebagian besar negara Asia dilanda krisismoneter, ada yang cepat mengatasinya namun ada juga yang masih belum mampu keluar dari krisis tersebut, seperti negara kita ini. Situasi ini kemudian diikuti dengan lahirnya blok – blok ekonomi serta semakin dewasanya negara industri baru (Newly Industrializing countries, NICs), Korea, Taiwan, Hongkong dan Singapure dan munculnya NICs baru dikawasan Asia seperti Cina, Thailand, Malaysia, Philipina, dan Indonesia. Terpuruknya ekonomi menyadarkan pentingnya industri kecil dan menengah yang berbasis sumber daya alam dan kekuatan sendiri yang ternyata dapat memberikan peluang bangkitnya kembali kekuatan ekonomi dikawasan ini.
Dampak positif tersebut antara lain adalah :
a.       Makin luasnya pasar bagi penjualan produk – produk dan jasa Indonesia
b.      Memperluas wawasan dunia usaha terutama sumber daya manusia
c.       Menyerap teknologi dan menajemen maju melalui informasi maupun masuknya sumber daya manusia dari luar negeri
d.      Mengurangi kepadatan persaingan usaha di dalam negeri
e.       Terjadinya sinergi antara negara dan dunia usaha
Selain itu tenaga terampil berwawasan luas akan semakin mudah mendapatkan peluang dalam bidang usaha dan jasa.
Teknologi informasi merupakan teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan teknologi komputer yang terus berlanjut membawa implikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi. Hasil keluaran dari teknologi komputer yang merupakan komponen yang lebih berguna dari sekedar tumpukan data, membuat teknologi komputer dan teknologi pendukung proses operasinya mendapat julukan baru, yaitu teknologi informasi.
Teknologi informasi disusun oleh tiga mantra utama teknologi yaitu :
a.       Teknologi komputer, yang menjadi pendorong utama perkembangan teknologi informasi.
b.      Teknologi telekomunikasi, yang menjadi inti proses penyebaran informasi.
c.       Muatan informasi atau content informasi, yang menjadi faktor pendorong utama implementasi teknologi informasi.
Kenyataan sejarah dunia mencatan masing – masing dari ketiga mantra penyusun teknologi informasi di atas, pada awalnya berkembang saling terpisah. Teknologi komputer berkembang dalam lingkup matematika dan cenderung lebih teoritis. Teknologi telekomunikasi berkembang luas pada dunia bisnis dan ekonomi menjadi pilar pendukung teknologi transportasi dalam revolusi industri. Sedangkan ilmu informasi muncul pada awal perang dunia II. Kemenangan dan kekalahan sebuah pasukan di medan perang dunia II ditentukan oleh akurasi informasi. Setelah itu, konsep ilmu informasi berkembang pesat. Sehingga 3 (tiga) matra peyusun teknologi informasi tersebut mulai berkembang secara konvergen mengikuti konsep ilmu informasi yang semakin matang.
Penemuan teknologi komputer sejak awal dimaksudkan untuk membantu meringankan pekerjaan manusia agar lebih efektif dan efisien. Perkembangan komputer ini diikuti dengan lahirnya Internet yang mampu menyebarkan informasi dengan cepat tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Perkembangan teknologi komunikasi juga mengalami kemajuan yang pesat dari mulai ditemukannya telegraph (sistem komunikasi digital jarak jauh) pada tahun 1835, telepon pada tahun 1876, sambungan telepon jarak jauh menggunakan satelit pada tahun 1952 hingga telepon seluler digunakan secara luas pada tahun 1985.
Perkembangan muatan informasi diawali dengan berhasilnya Markoni membuat radio, ditemukannya kamera gambar bergerak dan televisi. Mulai tahun 1994 rangkaian kejadian penting dalam perkembangan Teknologi Informasi bermunculan dengan cepat. Berikut ini adalah daftar rangkaian kejadiannya.
Tahun
Peristiwa Penting
1994
·        Apple dan IBM mengenalkan PC dengan aplikasi video yang telah built in di dalam PC.
·        Wireless data untuk komputer portable yang kecil, dan penemuan Web browser Mosaic.
·        Netscape pertama kali diluncurkan di internet.
·        Radio internet pertama di dunia muncul dari Las Vegas, Amerika Serikat.
·        Perampokan pertama di internet diumumkan terjadi, dilakukan dari St. Petersburg di Rusia dengan sasaran Citibank di Amerika antara bulan Juli dan Agustus.
·        Iklan melalui e – mail pertama terjadi di usernet (news group) dilakukan oleh Carter dan Siegal untuk mendaftarkan green card.
·        Rancangan penjelajahan 3 (tiga) dimensi pertama.
·        Pemesanan Pizza pertama di dunia oleh Pizza Hut.
·        Bank virtual pertama yaitu FIRS virtual dengan alamat www.Fv.com dan www.firsvirtual.com.
1995
·        Radio Hongkong yang menjadi radio yang on line 24 jam sehari melalui internet.
·        Go publik perusahaan dotcom pertama (Netscape) pada bulan Agustus.
1996
·        Muncul Web TV
1997
·        Jaringan komputer semakin berkembang luas. Domain internet yang muncul melebihi 1,3 juta buah.
1998
·        Host di internet melampaui lebih dari 30 juta.
·        Perangko pertama di dunia dijual on line oleh US Postal.
·        E – commerce dipopulerkan oleh Bill Clinton lewat pertemuan APEC di Malaysia.
·        Home video komputer meledak di seluruh dunia.
·        Media penyimpanan video berubah dari tape ke bentuk optik.
1999
·        Muncul aplikasi video phone.
·        TV interaktif mulai digunakan untuk bermain game dan terhubung ke pemirsa lain, selain untuk kegiatan shopping.
2000
·        Diperkirakan teleconference akan merubah perjalanan bisnis fisik yang dilakukan saat ini.
·        HDTV mulai diluncurkan.
·        “Black April” terjadi di bursa saham Nasdaq, yaitu jatuhnya harga saham besar – besaran di perusahaan dotcom dunia pada tanggal 17 April 2000.
2010
·        Diperkirakan lebih dari 20 % pekerja Amerika Serikat akan bekerja dari rumah memakai sistem komputer.
C.    Sejarah Teknologi Informasi di Indonesia
Menurut catatan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), teknologi komputer baru diperkenalkan di Indonesia dalam kurun waktu antara tahun 1970 – 1972  - an. Universitas Indonesia termasuk salah satu perguruan tinggi pertama yang menjadi salah satu tempat pengenalan komputer di Indonesia. Dari sinilah teknologi komputer mulai disebarluaskan di Indonesia. Semua komunitas akademis perguruan tinggi dan industri Indonesia pernah mendapatkan pengenalan teknologi komputer dari UI.
Untuk lebih jelas sejarah perkembangan teknologi informasi di Indonesia setelah tahun 1972, bisa terlihat dalam tabel berikut ini.
Tabel : Sejarah teknologi informasi di Indonesia
Tahun
Peristiwa Penting
1972 s/d 1975
·        PUSILKOM UI mulai melakukan kegiatan operasional komputasi di lingkungan kampus UI.
·        UI mengirimkan 2 (dua) orang staf PUSILKOM ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu komputer.
1975 s/d 1986
·        UI kembali mengirimkan 4 (empat) orang staf PUSILKOM ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu komputer.
1984
·        Beberapa jaringan teknologi informasi di Indonesia mulai terhubung ke internet melalui jaringan UI – net. Jaringan internet Indonesia pada saat itu berjalan di atas protokol UUC, sedangkan umumnya menggunakan TCP/IP. Domain. Id sudah muncul dan diakui pada tahun ini.
1986
·        Terbentuknya jaringan yang menghubungkan kampus – kampus besar Indonesia, mulai UI, ITB, UGM, ITS, UNHAS, Universitas Terbuka dan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdikbud. Jaringan besar ini disebut UNINET. Jaringan yang dibuat dengan bantuan dari luar negeri ini menggunakan infrastruktur jaringan telepon kabel konvensional, SKDP milik PT Indosat, serta SKDP via satelit (packsatnet). Ada 4 buah server yang dibuat dan ditempatkan dilokasi ITB, UI, UGM, dan ITS.
·        UI membuka program studi ilmu komputer pertama untuk jenjang S – 1.
·        Adanya kegiatan Amatir Radio Club (ARC) ITB yang membangun jaringan internet dengan menggunakan komputer Apple II dihubungkan dengan jaringan komunikasi memakai link radio amatir untuk mengoperasikan internet.
1988
·        Program studi ilmu komputer untuk jenjang S – 2 dibuka di UI.
1988 s/d 1989
·        UI dipilih menjadi gateway internet pertama di Indonesia, sekaligus sebagai koordinator pendaftaran domain .id internet protokol berbasis UUC.
1990
·        Mulai dikembangkannya jaringan komputer dengan menggunakan teknologi packet radio pada band 70 cm dan 2 m secara luas.
1986 s/d 1993
·        PUSILKOM UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah satu Pusat Antar Universitas (PAU) dalam bidang ilmu komputer.
·        Indonesia secara resmi terhubung dengan internet menggunakan protokol TCP/IP dan domain .id mulai diakui keberadaannya di internet tepatnya pada tanggal 4 maret 1993.
·        IPTEKNET menjadi situs pertama yang resmi terhubung dengan internet.
1994
·        Munculnya Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia yaitu indonet (www.indo.net.id).
1995
·        PT Telkom melalui divisi riset dan teknologi memberikan sambungan leased line 14,4 Kbps sebagai bagian dari IPTEKNET.
·        Departemen Pekerjaan Umum tercatat sebagai instansi departemen pemerintahan Indonesia yang pertama kali on Euis Marlina, S.Kom
1996
·        ITB terhubung ke jaringan penelitian Asia Internet Interconenection Initiatives (AI3). Bandwidth internet pun ditambah sampai 1,5 Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan TelkomNet dan IIX 2 Mbps.
·        Terbentuknya APIJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) yang memfasilitasi munculnya banyak ISP.
·        Munculnya layanan internet dial up dengan akses 33,6 Kbps.
1997
·        Layanan internet dial up mengalami kenaikan dari 33,6 Kbps menjadi rata – rata 56 kbps.
1998
·        Pemerintah daerah mulai masuk ke internet. Pemda pertama yang melakukan koneksi ke internet adalah Pemerintah Daerah Samarinda (www.samarinda.go.id).
1999
·        Dikeluarkannya UU tentang telekomunikasi no. 36 / 1999.
·        Inisiatif gerakan berbasis teknologi informasi mulai mencapai puncaknya.
·        Perusahaan dotcom dan media – media yang memiliki segmen pendidikan teknologi informasi bermunculan di Indonesia.
·        Kegiatan promosi, pameran, seminar, dan konferensi internasional teknologi informasi di selenggarakan secara beruntun.
2002
·        Secara resmi pemerintah Indonesia meluncurkan portal nasional pada tanggal 20 Mei 2002 dengan alamat www.indonesia.go.id.
Kemajuan teknologi dewasa ini dan masa – masa yang akan datang terutama dibidang informasi dan komunikasi telah menyebabkan dunia ini menjadi sempit cakupannya. Interaksi antara satu bangsa dengan bangsa lainnya, baik disengaja ataupun tidak disengaja menjadi semakin intensif. Demikian juga yang terjadi di Indonesia dan negara – negara di dunia globalisasi sebagai sesuatu yang tidak bisa dihindari.
Pada era globalisasi, ada kecenderungan yang kuat terjadinya proses universalisasi yang melanda seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu implikasi penyeragaman terlihat dengan munculnya gaya hidup global seperti : makanan, pakaian dan musik. Anak – anak kecil yang telah mengenal film – film kartun dari berbagai negara, kita yang sudah mengenal berbagai jenis makanan dari berbagai bangsa, demam mode dunia yang melanda semua negara adalah contoh nyata bahwa pengaruh global mengalir tanpa terbendung dinegara kita.
Banyak hal yang erlu dicermati agar sebagai bangsa kita tidak tertinggal oleh hal – hal baru yang terjadi secara global sehingga kita bisa beradaptasi dengan negara – negara di dunia. Disisi lain kita juga harus punya filter yang kuat agar pengaruh globalisasi yang negatif tidak menggangu kehidupan bangsa kita yang menjunjung tinggi budi pekerti dan memiliki budaya yang luhur. Hal ini penting agar kita bisa menjadi bangsa yang bermartabat
Di bidang pendidikan, peran guru untuk mendidik peserta didik menjadi manusia yang selalu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya yang sangat penting dalam menentukan perjalanan generasi bangsa indonesia. Guru dituntut menjadi pendidik yang bisa menjembatani kepentingan – kepentingan itu. Tentu saja melalui usaha – usaha nyata yang bisa diterapkan dalam mendidik peserta didiknya.
Secara umum Dunia Pendidikan memang belum pernah benar – benar menjadi wacana yang publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian. Upaya – upaya meningkatkan kualitas mutu serta kuantitas yang membawa nama pendidikan telah dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini kita belum melihat hasil dari usaha tersebut.
e - Education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa indonesia.e – education (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang pendidikan. Internet membuka sistem sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa perpustakaan di Indonesia, dan bagai mana kualitasnya?) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
Ketidakefektifan adalah kata yang paling cocok untuk sistem ini, sebab seiring dengan perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan, namun institut yang masih menggunakan sistem tradisonal ini mengajar (di jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan informasi) dengan sangat lambat dan tidak seiring dengan perkembangan IT. Sistem konvensional ini seharusnya sudah ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena sifat internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat memanfaatkan program – program pendidikan yang disediakan di jaringan Internet kapan saja sesuai dengan waktu luang mereka sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka hadapi untuk mencari sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat di bidang ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan zaman.
Arti IT bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal pemanfaatan IT ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini. Pada hal penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing si negeri yang sudah maju.
Berikut ini ialah sample – sample dari luar negeri hasil revolusi sistem pendidikan yang berhasil memanfatkan teknologi informasi untuk menunjang proses pembelajaran mereka :
a.       Sekolah Dasar (SD) River Oaks di Oaksville, Ontario, Kanada, merupakan contoh tentang apa yang bakal terjadi di sekolah. SD ini dibangun dengan visi khusus : sekolah harus bisa membuat murid memasuki era informasi instan dengan penuh keyakinan setiap murid di setiap kelas berkesempatan untuk berhubungan dengan seluruh jaringan komputer sekolah. CD – ROM adalah fakta tentang kehidupan. Sekolah ini bahkan tidak memiliki ensiklopedia dalam bentuk cetakan. Diseluruh perpustakaan referensinya disimpan di dalam disket video interaktif dan CD  – ROM bisa langsung diakses oleh siapa saja, dan dalam berbagai bentuk : sehingga gambar dan fakta bisa dikombinasikan sebelum dicetak; foto bisa digabungkan dengan informasi.
b.      SMU Lester B. Person di Kanada merupakan model lain dari era komputer ini. Sekolah ini memiliki 300 komputer untuk 1300 murid. Dan sekolah ini memiliki angka putus sekolah yang terendah di Kanada : 4 % dibandingkan rata – rata nasional sebesar 30 %.
c.       Prestasi lebih spektakuler ditunjukan oleh SMP Chistoper Columbus di Union City, New Jersey. Di akhir 1980 – an, nilai ujian sekolah ini begitu rendah dan jumlah murid absen dan putus sekolah begitu tinggi hingga negara bagian memutuskan untuk mengambil alih. Lebih dari 99 % murid berasal dari keluarga yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa kedua.
D.    Kendala Perkembangan Teknologi di Indonesia
Jika memang IT dan Internet memiliki banyak manfaat, tentunya ingin kita gunakan secepatnya. Namun ada bebebrapa kendala di Indonesia yang menyebabkan IT dan Internet belum dapat digunakan seoptimal mungkin. Kesiapan pemerintah Indonesia masih patut dipertanyakan dalam hal ini. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya ketersediaan sumber daya manusia, proses trasnsformasi teknologi, infrastruktur telekomunikasi dan perangkat hukumnya yang mengaturnya, apakah infrastruktur hukum yang melandasi operasional pendidikan di Indonesia cukup memadai untuk menampung perkembangan baru berupa penerapan IT untuk pendidikan ini. Sebab perlu diketahui bahwa Cyber Law belum diterapkan pada dunia Hukum di Indonesia. selain itu masih terdapat kekurangan pada hal pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi yang merupakan pra syarat terselenggaranya IT untuk pendidikan sementara penetrasi (PC) di Indonesia masih rendah. Biaya penggunaan jasa telekomunikasi juga masih mahal bahkan jaringan telepon masih belum tersedia di berbagai tempat di Indonesia. untuk itu perlu dipikirkan akses ke Internet tanpa melalui komputer pribadi di rumah. Sementara itu tempat akses Internet dapat diperlebar jangkauannya melalui fasilitas dikampus, sekolahan, dan bahkan melalui warung internet. Hal ini tentunya dihadapkan kembali kepada pihak pemerintah maupun pihak swasta; walaupun pada akhirnya terpulang juga kepada pemerintah, sebab pemerintahlah yang dapat menciptakan iklim kebijakan dan regulasi yang kondusif bagi investasi swasta di bidang pendidikan.
Namun sementara pemerintah sendiri masih demikian pelit untuk mengalokasikan dana untuk kebutuhan pendidikan. Saat ini baru institut – institut pendidikan unggulan yang memiliki fasilitas untuk mengakses jaringan IT yang memadai. Padahal masih banyak institut – institut pendidikan lainnya yang belum diperlengkapi dengan fasilitas IT.